Per 21 Oktober 2026, sekitar 83% ekonom yang disurvei memperkirakan Bank of Japan akan menaikkan suku bunga pada rapat 18 Desember, dibandingkan dengan 35% dalam survei bulan sebelumnya.
Hal-Hal Penting
- Sekitar 83% ekonom yang disurvei memperkirakan kenaikan suku bunga pada 18 Desember, naik dari 35% sebulan sebelumnya.
- Para ekonom memperkirakan tidak akan ada kenaikan pada rapat kebijakan mendatang yang berakhir pada 30 Oktober.
- Suku bunga kebijakan berada di 1,25%, setelah kenaikan pada Juni dan September.
Daftar Isi
- Prospek suku bunga BOJ berfokus pada Desember
- Kenaikan sebelumnya membentuk latar kebijakan
- Kesimpulan
Prospek suku bunga BOJ berfokus pada Desember
Survei tersebut menunjukkan jeda pada rapat dalam waktu dekat, bukan kenaikan segera. Para ekonom memperkirakan BOJ akan mempertahankan suku bunga saat rapat kebijakan mendatang berakhir pada 30 Oktober, sementara mayoritas besar kini memandang Desember sebagai kesempatan berikutnya untuk menaikkan suku bunga.
Porsi responden yang memperkirakan kenaikan pada Desember meningkat sekitar 48 poin persentase dibandingkan survei sebelumnya. Jawaban tersebut mencerminkan ekspektasi para ekonom, bukan keputusan BOJ yang telah diumumkan.
Kenaikan sebelumnya membentuk latar kebijakan
BOJ telah menaikkan suku bunga pada Juni dan September.
BOJ menetapkan target inflasi 2% pada 2013.
Kesimpulan
Desember telah menjadi fokus utama ekspektasi suku bunga para ekonom yang disurvei, sementara Oktober diperkirakan akan menjadi periode jeda. Kenaikan lebih lanjut masih berupa perkiraan, bukan tindakan kebijakan yang telah dilaksanakan.
Baca Berita Lainnya
Penafian
Artikel FinanceVelix ini menyediakan informasi umum, bukan nasihat keuangan, investasi, hukum, atau pajak yang dipersonalisasi. Harga pasar, suku bunga, dan kondisi ekonomi dapat berubah; investasi mengandung risiko kerugian. Fakta mencerminkan informasi yang tersedia pada saat publikasi dan dapat berubah. Periksa informasi penting secara mandiri dan konsultasikan dengan profesional yang berkualifikasi jika diperlukan. Penyebutan aset, perusahaan, atau layanan bukan merupakan dukungan atau rekomendasi.




