Podcast Netflix akan memiliki eksekutif khusus untuk akuisisi konten setelah perusahaan streaming tersebut merekrut mantan pengelola Apple Podcasts, Steve Wilson. Ia awalnya akan bergabung sebagai konsultan, demikian dikonfirmasi Netflix.

Poin-Poin Utama

  • Wilson sebelumnya mengelola hubungan mitra di Apple Podcasts dan baru-baru ini meninggalkan Daylight Media.
  • Netflix mewajibkan acara podcast yang berpartisipasi untuk meninggalkan YouTube, tempat kreator yang sudah mapan berisiko kehilangan jangkauan audiens dan pendapatan.
  • Netflix belum mengungkap angka penayangan khusus podcast.

Podcast Netflix bersaing untuk mendapatkan acara-acara yang sudah mapan

Netflix mulai menambahkan versi video dari acara audio yang sudah mapan pada 2025, termasuk The Breakfast Club dan The Bill Simmons Podcast. Pendekatan perusahaan sebagian besar berfokus pada upaya membujuk jaringan podcast agar mendorong para kreatornya bergabung dengan layanan tersebut.

Acara yang berpartisipasi diwajibkan meninggalkan YouTube, pesaing utama dalam memperebutkan audiens video online sekaligus platform terkemuka untuk konsumsi podcast di Amerika Serikat. YouTube telah menawarkan jutaan dolar kepada para kreator agar tetap bertahan, sementara pindah ke Netflix dapat memberi kreator visibilitas di platform streaming besar.

Porsi kecil dari belanja konten

Inisiatif podcast tetap menjadi bagian yang relatif kecil dari investasi konten Netflix sebesar $20 miliar, yang terutama dialokasikan untuk film dan serial. Pada September 2026, Co-Chief Executive Officer Ted Sarandos menyebut kesepakatan dengan podcast dan kreator sebagai “investasi yang sangat kecil dan tambahan yang sangat kecil” bagi bisnis yang sudah ada.

Sebuah studi yang diterbitkan pada awal 2026 menemukan bahwa 13% rumah tangga Netflix di AS pernah menonton setidaknya satu menit podcast di layanan tersebut. The Breakfast Club merupakan program terpopuler berdasarkan total penayangan dalam studi itu. Netflix belum merilis angka penayangan khusus podcast versinya sendiri.

Penunjukan Wilson dilakukan setelah Netflix mengumumkan rencana pada Oktober 2026 untuk memangkas 6% tenaga kerjanya.

Baca Berita Lainnya

Berita FinanceVelix lainnya

Penafian

Artikel FinanceVelix ini menyajikan informasi umum, bukan nasihat keuangan, investasi, hukum, atau pajak yang disesuaikan untuk individu. Harga pasar, suku bunga, dan kondisi ekonomi dapat berubah; investasi mengandung risiko kerugian. Fakta mencerminkan materi yang tersedia saat diterbitkan dan dapat berubah. Periksa informasi penting secara mandiri dan konsultasikan dengan profesional berkualifikasi bila diperlukan. Penyebutan aset, perusahaan, atau layanan bukan merupakan dukungan.