Perempat final PBA dibuka pada 25 Oktober 2026, dengan juara bertahan TNT mengalahkan Magnolia 92-70 dan NLEX menundukkan Phoenix Super LPG 97-92 di Ynares Center, Antipolo.
Perempat final PBA: TNT menang di Game 1
Rondae Hollis-Jefferson mencetak 26 poin, termasuk 16 poin pada babak kedua, serta membukukan sembilan rebound dan lima assist saat TNT memenangi laga pembuka seri best-of-five melawan Magnolia.
Hollis-Jefferson sempat absen selama 10 bulan setelah mengalami cedera Achilles saat bermain untuk Meralco Bolts di EASL pada Desember 2025. Calvin Oftana menambahkan 13 poin dan 11 rebound untuk TNT, sementara Rey Nambatac dan Roger Pogoy masing-masing mencetak 12 poin.
KJ Buffen memimpin Magnolia dengan 18 poin dan sembilan rebound. Zav Lucero mencetak 14 poin untuk Hotshots, yang sempat tertinggal hingga 25 poin.
NLEX menahan kebangkitan Phoenix
Deonte Burton memimpin NLEX dengan 27 poin dan 11 rebound, sementara Robert Bolick mencetak 20 poin dalam kemenangan 97-92. Burton memasukkan dua lemparan bebas pada saat-saat akhir untuk memastikan kemenangan setelah pemain impor Phoenix, Marcellus Earlington, dinyatakan melakukan pelanggaran keras pada detik-detik terakhir.
Ricci Rivero memimpin Phoenix dengan 24 poin dan sembilan rebound, sedangkan Kai Ballungay mencetak 20 poin. NLEX akan berupaya unggul 2-0 dalam seri pada Rabu, 28 Oktober, di Ynares Antipolo.
Baca Berita Lainnya
Penafian
Artikel FinanceVelix ini menyajikan informasi umum, bukan nasihat keuangan, investasi, hukum, atau pajak yang dipersonalisasi. Harga pasar, suku bunga, dan kondisi ekonomi dapat berubah; investasi memiliki risiko kerugian. Fakta mencerminkan informasi yang tersedia saat artikel diterbitkan dan dapat berubah. Periksa sendiri informasi penting dan konsultasikan dengan profesional berkualifikasi jika diperlukan. Penyebutan aset, perusahaan, atau layanan bukan merupakan rekomendasi.





Komentar
Bersikaplah hormat. Dilarang mengirim spam, menyamar sebagai orang lain, atau membagikan kredensial pribadi. Postingan dan komentar biasa langsung muncul; tautan mencurigakan ditahan untuk ditinjau.
Tolong tunggu...