Peso Filipina jatuh melewati 64 per dolar AS pada 27 Oktober 2026, dan ditutup pada level terendah sepanjang masa, 64,17. Mata uang tersebut melemah 22 sentimo dari penutupan sebelumnya yang juga merupakan rekor terendah, yakni 63,95 per dolar.
Peso Filipina memperpanjang rentetan rekor terendah
Penutupan pada Selasa menandai hari perdagangan keenam berturut-turut ketika peso mencatat rekor terendah. Nilai tukar peso per dolar yang lebih tinggi berarti diperlukan lebih banyak peso untuk membeli satu dolar AS.
Penurunan tersebut terjadi setelah bank sentral menaikkan suku bunga secara agresif dan mengejutkan pada pekan sebelumnya. Waktunya saja tidak membuktikan bahwa perubahan suku bunga tersebut menyebabkan penurunan terbaru peso.
Pemerintah mengakui kekhawatiran soal harga
Depresiasi peso menimbulkan kekhawatiran bahwa listrik dan bahan bakar bisa menjadi lebih mahal, sehingga menambah tekanan pada harga komoditas.
Kantor kepresidenan Filipina mengakui kekhawatiran tersebut pada Selasa dan mengatakan bahwa pemerintah telah menerapkan beberapa langkah untuk menurunkan harga komoditas. Rincian yang tersedia tidak menjelaskan langkah-langkah tersebut.
Baca Berita Lainnya
Penafian
Artikel FinanceVelix ini menyediakan informasi umum, bukan nasihat keuangan, investasi, hukum, atau pajak yang dipersonalisasi. Harga pasar, suku bunga, dan kondisi ekonomi dapat berubah; investasi mengandung risiko kerugian. Fakta-fakta mencerminkan materi yang tersedia saat diterbitkan dan dapat berubah. Periksa sendiri informasi penting dan konsultasikan dengan profesional yang memenuhi syarat bila diperlukan. Penyebutan aset, perusahaan, atau layanan bukan merupakan bentuk dukungan.





Komentar
Bersikaplah hormat. Dilarang mengirim spam, menyamar sebagai orang lain, atau membagikan kredensial pribadi. Postingan dan komentar biasa langsung muncul; tautan mencurigakan ditahan untuk ditinjau.
Tolong tunggu...