Kerugian akibat kekeringan di Karnataka telah mencapai sekitar 80% dari tanaman di sejumlah wilayah, kata Wakil Kepala Menteri G Parameshwara pada 25 Oktober 2026, seraya mendesak pemerintah pusat India untuk mencairkan dana bantuan bagi para petani.
Poin-Poin Penting
- Karnataka telah mengumumkan bantuan sebesar Rs 1,250 crore.
- Negara bagian tersebut mengatakan bahwa perintah kompensasi telah diterbitkan, dengan pembayaran akan disalurkan melalui para komisaris distrik setelah dana dicairkan.
- Stok bahan pangan saat ini mencukupi, tetapi Parameshwara memperingatkan bahwa penurunan produksi dapat memengaruhi ketersediaan di masa mendatang.
Proses bantuan kekeringan Karnataka
Parameshwara mengatakan bahwa Departemen Keuangan negara bagian telah menyetujui kompensasi tersebut dan bahwa ia telah meminta departemen itu untuk mencegah keterlambatan pencairan dana. Proses tersebut sedang berjalan sesuai norma yang ditetapkan, katanya.
Wakil kepala menteri mengatakan negara bagian tersebut telah meminta jadwal pertemuan dengan pemerintah pusat, tetapi belum mendapat jadwal. Ia juga mengimbau anggota Parlemen dan para menteri Uni dari Karnataka untuk mendukung permintaan negara bagian tersebut tanpa memandang garis partai.
Karnataka telah mengumumkan bantuan sebesar Rs 1,250 crore. Parameshwara juga mempertanyakan tidak adanya bantuan pusat melalui National Disaster Response Fund, seraya memperingatkan bahwa para petani akan menderita jika pemerintah negara bagian dan pusat terus saling melontarkan tuduhan.
Kekhawatiran pasokan bahan pangan
Parameshwara mengatakan dampak gagal panen akan menjadi lebih jelas dalam beberapa hari mendatang dan dapat mencakup kesulitan dalam ketersediaan pangan.
Ia mengatakan bahwa Karnataka saat ini memiliki stok bahan pangan yang mencukupi, tetapi negara bagian tersebut perlu menilai ketersediaan dan mengambil langkah yang tepat jika produksi turun di bawah perkiraan.
Baca Berita Lainnya
Penyangkalan
Artikel FinanceVelix ini menyediakan informasi umum, bukan nasihat keuangan, investasi, hukum, atau pajak yang dipersonalisasi. Harga pasar, suku bunga, dan kondisi ekonomi dapat berubah; investasi memiliki risiko kerugian. Fakta-fakta mencerminkan materi yang tersedia saat artikel diterbitkan dan dapat berubah. Periksa informasi penting secara mandiri dan konsultasikan dengan profesional yang berkualifikasi bila diperlukan. Penyebutan suatu aset, perusahaan, atau layanan bukan merupakan dukungan.





Komentar
Bersikaplah hormat. Dilarang mengirim spam, menyamar sebagai orang lain, atau membagikan kredensial pribadi. Postingan dan komentar biasa langsung muncul; tautan mencurigakan ditahan untuk ditinjau.
Tolong tunggu...