Tiga perusahaan pemasaran minyak India sepakat untuk bersama-sama merekomendasikan kenaikan sementara komisi distributor LPG, sementara usulan revisi komisi masih menunggu persetujuan pemerintah, kata sebuah asosiasi distributor.

Poin Penting

  • Perusahaan-perusahaan tersebut sepakat merekomendasikan kenaikan sementara dalam jangka waktu yang pasti, tetapi asosiasi tidak menyebutkan waktu maupun jumlahnya.
  • Distributor menyampaikan kekhawatiran mengenai biaya operasional, penjualan isi ulang, stok komersial, dan pembatasan sambungan baru.

Komisi distributor LPG menunggu keputusan kementerian

Indian Oil Corporation, Bharat Petroleum Corporation, dan Hindustan Petroleum Corporation memberikan jaminan tersebut dalam pertemuan pada 21 Oktober 2026 di Mumbai, menurut All India HP Gas Distributors Association (AIHPGDA).

Dalam komunikasi pada 22 Oktober, presiden asosiasi Rajendra B mengatakan bahwa manajemen telah menyerahkan usulan revisi kepada Kementerian Perminyakan dan Gas Alam. Persetujuan kementerian masih menunggu. Kenaikan sementara itu merupakan rekomendasi, bukan perubahan yang telah disetujui.

Distributor menghadapi tekanan operasional

Dalam pertemuan tersebut, distributor menyebut kenaikan biaya operasional, penurunan penjualan isi ulang di beberapa pasar, serta stok komersial yang belum terjual dan berdampak pada modal kerja. Mereka juga menyampaikan kekhawatiran mengenai pembatasan sambungan LPG baru.

Asosiasi mengatakan perusahaan-perusahaan tersebut sepakat bahwa pesanan komersial tidak boleh diubah tanpa persetujuan distributor dan bahwa instruksi akan disampaikan kepada petugas lapangan. Manajemen juga mengatakan bahwa upaya untuk mengatasi pembatasan sambungan baru sedang berlangsung.

Distributor meminta notulen rapat dan matriks tindakan yang mengidentifikasi tanggung jawab, tenggat waktu, serta persoalan yang memerlukan intervensi kementerian. Asosiasi mengatakan kelompok-kelompok distributor akan terus menindaklanjutinya.

Tahap berikutnya

Asosiasi distributor berencana melakukan tindak lanjut selama persetujuan kementerian masih menunggu.

Baca Berita Lainnya

Berita lainnya dari FinanceVelix

Penyangkalan

Artikel FinanceVelix ini memberikan informasi umum, bukan nasihat keuangan, investasi, hukum, atau pajak yang dipersonalisasi. Harga pasar, suku bunga, dan kondisi ekonomi dapat berubah; investasi memiliki risiko kerugian. Fakta mencerminkan materi yang tersedia saat diterbitkan dan dapat berubah. Periksa sendiri informasi penting dan konsultasikan dengan profesional berkualifikasi bila diperlukan. Penyebutan aset, perusahaan, atau layanan bukan merupakan dukungan.