Kinerja Tejas pada kuartal kedua tahun fiskal 2027 menunjukkan pendapatan naik sekitar 55% dibandingkan setahun sebelumnya menjadi 406 crore rupee, sementara rugi bersih menyempit menjadi 207 crore rupee dari 307 crore rupee. Produsen peralatan telekomunikasi itu mengumumkan hasil tersebut pada 16 Oktober 2026 untuk kuartal yang berakhir pada 30 September, bersamaan dengan peningkatan jumlah pesanan dan dimulainya pasokan untuk lokasi jaringan BSNL tambahan.

Kesimpulan Utama

  • Pendapatan meningkat tajam secara tahunan, tetapi hanya sedikit berubah dibandingkan kuartal sebelumnya.
  • Jumlah pesanan mencapai 2.315 crore rupee, naik 51% dari akhir kuartal pertama.
  • Pasokan untuk perluasan BSNL dan jaringan 5G di Amerika Selatan mulai dilakukan, sementara Tejas masih mencatatkan kerugian.

Daftar Isi

Kinerja Tejas membaik secara tahunan, tetapi tidak secara berurutan

Pengumuman hasil kuartal kedua Tejas Networks menunjukkan pendapatan meningkat dari 262 crore rupee pada periode yang sama setahun sebelumnya. Rugi sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi menyempit menjadi 108 crore rupee dari 293 crore rupee, sementara rugi sebelum pajak turun menjadi 277 crore rupee dari 473 crore rupee.

Perbandingan dengan kuartal sebelumnya kurang menguntungkan. Pendapatan naik tipis dari 402 crore rupee, sementara rugi bersih melebar dari 202 crore rupee. Dengan demikian, angka-angka tersebut menunjukkan pemulihan tahunan yang substansial, tetapi belum kembali ke profitabilitas atau mencatat percepatan penjualan berurutan yang berarti.

PosRincian
Utang bruto Q2 FY20274.835 crore rupee.
Kas Q2 FY2027451 crore rupee.
Pendapatan H1 FY2027808 crore rupee.
Rugi bersih H1 FY2027409 crore rupee.

Perluasan BSNL dan pengiriman ke luar negeri mendukung pesanan

Managing Director dan Chief Executive Officer Arnob Roy mengatakan Tejas menerima surat pernyataan minat dari Tata Consultancy Services untuk memasok peralatan jaringan akses radio 4G bagi 18.865 lokasi tambahan di jaringan BSNL yang mencakup seluruh India. Pasokan berdasarkan kesepakatan tersebut dimulai selama kuartal itu.

Tejas juga memulai pengiriman awal untuk jaringan 5G end-to-end di Amerika Selatan, pesanan yang dimenangkannya pada kuartal pertama tahun fiskal 2027. Chief Financial Officer AVS Prasad mengatakan jumlah pesanan total meningkat menjadi 2.315 crore rupee dari 1.529 crore rupee pada akhir kuartal sebelumnya.

Peluang lain masih berada pada tahap awal. Tejas menerima surat pernyataan minat untuk router IP di tiga negara bagian dalam BharatNet Phase 3 dan dinyatakan sebagai penawar terendah dalam tender jaringan transport optik domestik. Kedua status tersebut tidak boleh dianggap sebagai pengiriman yang telah selesai atau pendapatan yang telah diakui.

Utang masih cukup besar meski kerugian menyempit

Tejas melaporkan utang bersih sebesar 4.384 crore rupee pada akhir kuartal kedua, dibandingkan dengan 4.277 crore rupee tiga bulan sebelumnya. Utang bruto menurun selama periode tersebut, tetapi kas juga berkurang sehingga utang bersih meningkat.

Hasil semester pertama juga menunjukkan perbaikan tanpa profitabilitas: pendapatan meningkat dari 464 crore rupee setahun sebelumnya, sementara rugi bersih menyempit dari 501 crore rupee. Jumlah pesanan yang lebih besar merupakan bisnis yang akan dikerjakan pada masa mendatang, bukan penjualan yang sudah dicatat.

Kesimpulan

Tejas memasuki kuartal berikutnya dengan jumlah pesanan yang lebih besar dan pengiriman yang sudah berlangsung untuk perluasan BSNL serta proyek 5G di Amerika Selatan. Pelaksanaan bisnis tersebut, di tengah kerugian yang berlanjut dan utang bersih yang lebih tinggi, merupakan perkembangan utama yang perlu dicermati.

Baca Berita Lainnya

Berita FinanceVelix lainnya

Penafian

Artikel FinanceVelix ini menyediakan informasi umum, bukan nasihat keuangan, investasi, hukum, atau pajak yang dipersonalisasi. Harga pasar, suku bunga, dan kondisi ekonomi dapat berubah; investasi mengandung risiko kerugian. Fakta mencerminkan materi yang tersedia saat diterbitkan dan dapat berubah. Periksa informasi penting secara mandiri dan konsultasikan dengan tenaga profesional berkualifikasi bila diperlukan. Penyebutan aset, perusahaan, atau layanan bukan merupakan dukungan.