Kepemilikan GreatWhite kini terkonsolidasi di bawah keluarga Mehul Jadavji Shah setelah keluarga tersebut mengakuisisi 50% saham yang dimiliki keluarga adik laki-lakinya, Hemang Jadavji Shah, senilai sekitar Rs 862 crore. Transaksi yang diungkapkan pada 21 Oktober 2026 ini mengakhiri sengketa kendali yang berlangsung lebih dari setahun di produsen barang listrik asal India tersebut.

Intisari

  • Keluarga Mehul Shah mengakuisisi 50% kepemilikan keluarga Hemang Shah senilai sekitar Rs 862 crore.
  • Edelweiss Alternative Asset Advisors membiayai transaksi tersebut melalui kesepakatan pembiayaan terstruktur.
  • Putusan tribunal pada 9 Oktober mengizinkan penarikan petisi perusahaan setelah penyelesaian di luar pengadilan.

Daftar Isi

Kepemilikan GreatWhite lepas dari sengketa kepemilikan saham yang setara

Pembelian saham ini mengakhiri keterlibatan kewirausahaan Hemang Shah selama 15 tahun di GreatWhite Global Pvt. Ltd., produsen sakelar listrik dan produk otomasi. Sebelumnya, kedua bersaudara itu memiliki saham dengan porsi yang sama, sehingga bisnis tersebut terbagi di antara dua kelompok pemilik keluarga.

Perselisihan mengenai manajemen dan operasional meningkat menjadi litigasi ketika Hemang Shah mengajukan permohonan ke National Company Law Tribunal pada November 2024, dengan tuduhan penindasan dan salah urus. Tuduhan tersebut merupakan bagian dari sengketa, bukan temuan yang telah dibuktikan melalui penyelesaian.

Selama proses penyelesaian, Hemang menerima penawaran tandingan dari keluarga Mehul Shah dan memilih untuk keluar. Dalam putusannya pada 9 Oktober 2026, tribunal mencatat bahwa para pihak telah menyelesaikan sengketa di luar pengadilan dan mengizinkan penarikan petisi perusahaan karena tidak ada lagi hal yang perlu diputuskan.

ItemDetail
Pendapatan tahun fiskal 2025Rs 1,284 crore
EBITDA tahun fiskal 2025Lebih dari Rs 131 crore
Peluncuran merek GreatWhite2011

Pembiayaan terstruktur mendukung akuisisi

Edelweiss Alternative Asset Advisors membiayai pembelian melalui transaksi pembiayaan terstruktur. Pembiayaan tersebut mendukung pengalihan saham keluarga, bukan penjualan bisnis operasional kepada pembeli industri eksternal yang diumumkan kepada publik.

Persetujuan regulasi Komisi Persaingan Usaha India atas akuisisi GreatWhite, tertanggal 17 September 2026, mencakup sejumlah akuisisi saham oleh dana aset khusus yang disebutkan, Mehul Jadavji Shah, Julie Mehul Shah, dan Mehul Shah HUF, beserta transaksi terkait. Persetujuan tersebut memberikan konteks regulasi; persetujuan itu tidak menetapkan harga pembelian atau mengonfirmasi penyelesaian transaksi.

Nilai imbalan sekitar Rs 862 crore berkaitan dengan 50% saham keluarga yang keluar, bukan pembelian seluruh perusahaan.

Bisnis kelistrikan yang berakar dari Anchor

Keluarga Shah meluncurkan GreatWhite setelah menjual merek sakelar Anchor kepada Panasonic, yang saat itu bernama Matsushita Electric Works, dengan nilai sekitar Rs 2,000 crore pada 2007. GreatWhite diluncurkan setelah perjanjian nonkompetisi Grup Anchor dengan perusahaan Jepang tersebut berakhir.

Hasil tahun fiskal 2025 perusahaan memberikan gambaran tentang bisnis operasional di balik transaksi kepemilikan ini. Pendapatan serta laba sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi ditampilkan di bawah; angka tersebut merupakan hasil historis, bukan panduan ke depan.

Kesimpulan

Pembelian saham ini menyelesaikan konflik kepemilikan yang sebelumnya terbagi rata dan mengakhiri petisi perusahaan terkait. Rincian transaksi yang diungkapkan tidak mencantumkan jadwal perubahan manajemen atau operasional selanjutnya.

Baca Berita Lainnya

Berita FinanceVelix lainnya

Penafian

Artikel FinanceVelix ini menyajikan informasi umum, bukan nasihat keuangan, investasi, hukum, atau perpajakan yang dipersonalisasi. Harga pasar, suku bunga, dan kondisi ekonomi dapat berubah; investasi mengandung risiko kerugian. Fakta mencerminkan materi yang tersedia saat diterbitkan dan dapat berubah. Periksa informasi penting secara mandiri dan konsultasikan dengan profesional berkualifikasi bila diperlukan. Penyebutan aset, perusahaan, atau layanan bukan merupakan dukungan.