Laba Bansal Wire naik 38% secara tahunan pada kuartal Juli–September 2026, dengan laba bersih konsolidasian mencapai ₹52,9 crore seiring meningkatnya pendapatan dan volume penjualan. Produsen kawat baja tersebut mengumumkan hasil kuartal kedua FY27 pada 22 Oktober 2026.
Poin Utama
- Laba bersih konsolidasian tumbuh lebih cepat daripada pendapatan, sehingga margin laba bersih meningkat tipis.
- Volume penjualan mencapai 129.000 ton, naik secara tahunan maupun dibandingkan kuartal sebelumnya.
- Manajemen menyatakan EBITDA dan EBITDA per ton mencapai rekor perusahaan.
Daftar Isi
- Laba Bansal Wire tumbuh melampaui pendapatan
- Peningkatan volume diiringi rekor laba operasional
- Kesimpulan
Laba Bansal Wire tumbuh melampaui pendapatan
Laba setelah pajak konsolidasian meningkat dari ₹38,3 crore pada kuartal kedua FY26. Pendapatan naik 23,9% menjadi ₹1.308,1 crore, dibandingkan ₹1.055,4 crore pada periode yang sama setahun sebelumnya.
Angka-angka tersebut menunjukkan margin laba bersih sekitar 4,0%, naik dari 3,6% setahun sebelumnya. Dengan demikian, laba meningkat bukan hanya secara nominal, tetapi juga relatif terhadap pendapatan, meskipun angka yang diungkapkan tidak merinci faktor-faktor di balik perubahan margin tersebut.
| Item | Detail |
|---|---|
| Periode pelaporan | Q2 FY27: Juli–September 2026. |
| Kenaikan pendapatan | ₹252,7 crore di atas angka pada kuartal yang sama setahun sebelumnya, dihitung dari total yang dilaporkan. |
| Kenaikan laba bersih | ₹14,6 crore di atas angka pada kuartal yang sama setahun sebelumnya, dihitung dari total yang dilaporkan. |
Peningkatan volume diiringi rekor laba operasional
Managing Director dan Chief Executive Officer Pranav Bansal mengatakan perusahaan menjual 1,29 lakh ton, setara dengan 129.000 ton, selama kuartal tersebut. Angka itu mencerminkan pertumbuhan 12,4% secara tahunan dan 15,1% dibandingkan kuartal pertama FY27.
Bansal mengatakan EBITDA mencapai ₹105,03 crore dan EBITDA per ton naik menjadi ₹8.150,4, keduanya merupakan angka tertinggi dalam sejarah perusahaan. EBITDA mengukur laba sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi; angka per ton menunjukkan laba operasional relatif terhadap volume penjualan.
Ikhtisar bisnis manufaktur kawat perusahaan mengidentifikasi kawat baja karbon tinggi, kawat baja lunak, dan kawat baja tahan karat sebagai tiga segmen produk utamanya. Portofolio tersebut menjelaskan cakupan bisnis, bukan kontribusi masing-masing segmen terhadap hasil kuartal September.
Kesimpulan
Kuartal September Bansal Wire mencatat peningkatan volume penjualan dan pertumbuhan laba yang lebih cepat daripada pertumbuhan pendapatan. Angka EBITDA per ton yang mencetak rekor menjadi tolok ukur untuk menilai kinerja operasional pada kuartal-kuartal berikutnya.
Baca Berita Lainnya
Penafian
Artikel FinanceVelix ini menyajikan informasi umum, bukan nasihat keuangan, investasi, hukum, atau pajak yang dipersonalisasi. Harga pasar, suku bunga, dan kondisi ekonomi dapat berubah; investasi mengandung risiko kerugian. Fakta mencerminkan materi yang tersedia saat diterbitkan dan dapat berubah. Periksa informasi penting secara mandiri dan konsultasikan dengan profesional yang berkualifikasi bila diperlukan. Penyebutan aset, perusahaan, atau layanan bukan merupakan bentuk dukungan.




