KomunitasMasuk

Bagikan

Valas dan makroJadwal rilis IHK (CPI) AS 2026–2027 →

Definisi

Inflasi adalah kenaikan harga barang dan jasa secara umum dari waktu ke waktu. Saat harga naik, setiap unit uang bisa membeli lebih sedikit, sehingga inflasi juga digambarkan sebagai hilangnya daya beli.

Cara kerja

Inflasi diukur dengan indeks harga, paling sering indeks harga konsumen (IHK), yang melacak biaya sekeranjang tetap barang dan jasa sehari-hari. Tingkat inflasi adalah persentase perubahan indeks, biasanya dibandingkan dengan bulan yang sama tahun sebelumnya: inflasi = (indeks saat ini − indeks setahun lalu) ÷ indeks setahun lalu × 100. Lembaga statistik setiap negara menerbitkan angkanya sendiri.

Kenaikan harga bisa berasal dari permintaan yang kuat, biaya yang lebih tinggi seperti energi atau upah, atau pertumbuhan jumlah uang beredar. Banyak bank sentral menargetkan inflasi sekitar 2% per tahun dan cenderung menaikkan suku bunga ketika inflasi berada di atas target, yang memperlambat pinjaman dan belanja. Deflasi adalah kebalikannya, yaitu penurunan harga secara umum, sedangkan disinflasi berarti harga masih naik tetapi lebih lambat.

Bagi penabung dan investor, inflasi mengubah imbal hasil nominal menjadi imbal hasil riil yang lebih kecil: imbal hasil riil = (1 + imbal hasil nominal) ÷ (1 + inflasi) − 1. Uang tunai yang menghasilkan lebih rendah dari inflasi kehilangan daya beli meskipun saldonya tidak berkurang. Dalam jangka panjang efeknya berlipat, sehingga tingkat inflasi yang moderat pun membuat perbedaan besar. Inflasi pribadi juga bisa berbeda dari angka resmi, karena setiap rumah tangga membeli kombinasi barang yang berbeda.

Contoh (angka hipotetis)

Misalkan inflasi 4% per tahun dan sekeranjang barang saat ini seharga $1.000.

Setelah 1 tahun harganya menjadi $1.000 × 1,04 = $1.040; setelah 10 tahun harganya $1.000 × 1,04^10 = sekitar $1.480.

Uang $1.000 yang disimpan tunai saat itu hanya bisa membeli barang senilai sekitar $1.000 ÷ 1,04^10 = $676 dalam harga sekarang.

Tabungan dengan bunga 5% per tahun memberikan imbal hasil riil (1,05 ÷ 1,04) − 1 = sekitar 0,96% per tahun, bukan 5%.

Tingkat inflasi yang moderat, jika berlipat selama bertahun-tahun, menggerus porsi besar dari daya beli uang.

Kesalahan umum

  • Menilai tabungan atau imbal hasil secara nominal tanpa menyesuaikannya dengan inflasi.
  • Mengira inflasi yang turun berarti harga ikut turun.
  • Menganggap tingkat inflasi resmi sama dengan kenaikan biaya hidup setiap rumah tangga.

Kalkulator terkait

Kamus istilah ini hanya untuk tujuan edukasi dan bukan merupakan saran investasi. Contoh-contohnya menggunakan angka hipotetis.

Semua istilah