Laba Jindal Stainless meningkat pada kuartal yang berakhir 30 September 2026, dengan laba bersih konsolidasian naik 11,1% secara tahunan menjadi ₹898 crore. Hasil yang disetujui pada 22 Oktober menunjukkan pendapatan bersih tumbuh 18,2% menjadi ₹12,874 crore, meskipun laba operasional meningkat lebih lambat ketika produsen baja nirkarat itu pulih dari gangguan pada kuartal pertama.

Intisari

  • Pertumbuhan pendapatan melampaui pertumbuhan volume penjualan maupun kenaikan laba operasional.
  • Ekspor meningkat, tetapi pelanggan domestik masih menyumbang 89% dari penjualan kuartalan.
  • Dewan menyetujui penggabungan empat anak perusahaan yang sepenuhnya dimiliki ke dalam Jindal Stainless.

Daftar Isi

Laba Jindal Stainless tumbuh, tetapi margin operasional menyempit

Laba konsolidasian sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi meningkat 3,2% secara tahunan menjadi ₹1,433 crore. Karena kenaikan tersebut tertinggal dari pertumbuhan pendapatan, margin EBITDA yang dihitung menyempit menjadi sekitar 11,1%, dari 12,7% setahun sebelumnya.

Perbandingan secara berurutan menunjukkan hasil yang lebih kuat. Pendapatan naik 14,1% dibandingkan kuartal sebelumnya, EBITDA meningkat 7,8%, dan laba bersih naik 16,8%. Perusahaan menyatakan bahwa operasional kuartal pertama terganggu oleh kondisi geopolitik dan keterbatasan ketersediaan gas industri.

Pengumuman hasil keuangan kuartal September Jindal Stainless menyebut kontribusi yang lebih tinggi dari produk bernilai tambah serta momentum permintaan otomotif dan pipa-tabung dekoratif sebagai faktor yang mendukung pemulihan. Volume penjualan meningkat jauh lebih lambat daripada pendapatan secara tahunan, yang menunjukkan bahwa perbaikan pendapatan bukan semata-mata hasil dari penjualan lebih banyak tonase.

PosRincian
Penjualan produk jadi Q2 FY27664,378 ton, naik 2,5% secara tahunan dan 14,4% secara kuartalan.
Utang bersih konsolidasian₹3,121 crore pada akhir kuartal September 2026.
Rasio utang bersih terhadap ekuitas0,15 kali.
Pendapatan H1 FY27₹24,152 crore, naik 14,5% secara tahunan.
Volume penjualan H1 FY271,245,183 ton, turun 2,3% secara tahunan.

Pertumbuhan ekspor disertai tekanan impor yang meningkat

Ekspor tumbuh 20% secara kuartalan dan 36% secara tahunan. Porsinya dalam total penjualan meningkat menjadi 11%, dari 9% setahun sebelumnya, seiring upaya perusahaan menjangkau pasar seperti Korea Selatan, Kolombia, Afrika Selatan, Brasil, dan Jepang.

Di pasar domestik, Jindal Stainless menyoroti meningkatnya tekanan dari impor baja nirkarat. Perusahaan menyatakan impor produk baja nirkarat pipih dari China mencapai 53,271 ton pada Juli 2026, sekitar 2,9 kali rata-rata bulanan FY26 sebesar 18,576 ton.

Managing Director Abhyuday Jindal mengatakan perusahaan berupaya mempertahankan volume dengan melayani pasar domestik yang berkembang dan menjajaki peluang ekspor baru. Ia juga menyebut bauran produk yang lebih baik dan jangkauan pasar yang lebih luas sebagai prioritas berkelanjutan, tanpa memberikan prakiraan laba dalam angka.

Konsolidasi anak perusahaan mendapat persetujuan dewan

Dewan menyetujui penggabungan Chromeni Steels, Rabirun Vinimay, JSL Super Steel, dan Jindal United Steel ke dalam Jindal Stainless. Pengumuman tersebut menjelaskan rencana konsolidasi yang telah disetujui, bukan penggabungan yang sudah selesai.

Perusahaan menyatakan bahwa penggabungan anak-anak perusahaan yang sepenuhnya dimiliki itu akan menyederhanakan struktur, mengurangi biaya administrasi dan kepatuhan, menghapus transaksi antarperusahaan, serta meningkatkan pemanfaatan sumber daya. Perusahaan tidak mengukur penghematan yang diharapkan.

Kesimpulan

Laba Jindal Stainless membaik pada Q2 FY27, tetapi laba operasional tidak mengikuti laju pertumbuhan pendapatan. Perkembangan selanjutnya yang perlu dicermati adalah kemajuan konsolidasi anak perusahaan yang telah disetujui serta upaya manajemen untuk memperbaiki bauran produk dan memperluas jangkauan pasar.

Baca Berita Lainnya

Berita lainnya dari FinanceVelix

Penafian

Artikel FinanceVelix ini menyediakan informasi umum, bukan saran keuangan, investasi, hukum, atau pajak yang disesuaikan secara pribadi. Harga pasar, suku bunga, dan kondisi ekonomi dapat berubah; investasi mengandung risiko kerugian. Fakta mencerminkan materi yang tersedia saat diterbitkan dan dapat berubah. Periksa informasi penting secara mandiri dan konsultasikan dengan profesional berkualifikasi bila diperlukan. Penyebutan aset, perusahaan, atau layanan bukan merupakan dukungan.